Tribute to

posted: Sat 26th Apr, 2008, categories: Uncategorized


"Apa bedanya anjing dengan anjring?"
"Kalau anjing kakinya empat, kalau anjring kakinya emprat"

Sekitar pertengahan tahun 2005 (don’t really remember when the exact time, tapi sepertinya pada libur tengah tahun, dan yang jelas bukan libur kemarin), gw naik pesawat Adam Air ke Bali. Tengah perjalanan, tiba2 pramugari memperkenalkan seseorang berbatik yang duduk di paling depan, "Ini adalah Bapak Anwar Fuadi (iya yang artis itu), salah satu pemegang saham terbesar di Adam Air". Trus dia ngomong2 sesuatu, entah apa, gw tak terlalu perhatian. Sampe pada akhirnya dia bilang, "Saya punya beberapa hadiah yang akan saya berikan kalau bisa menjawab pertanyaan saya". Wuoooo, langsung bersemangat. Try me….

Pertanyaan2 awal susah, tapi hadiahnya juga lumayan, cem sepatu kalo nda salah. Contoh pertanyaan awal: "Siapa nama kapten penerbangan ini?", ato "Berapa ketinggian jelajah pesawat ini?", ato apapun yang muncul di informasi yang diomongin ama sang kapten saat lepas landas. Beuh, ya sudahlah, awa mulai menyerah, sama sekali nda perhatiin. Tapi tiba2 Pak Anwar mulai nanya yang aneh2, seperti 2 kalimat percakapan di paling awal. Alhasil, gw dapet t-shirt Adam Air. Yey :)

The past story telling ends here…

Adam Air itu emang yang paling sering gw tumpangin, karena harganya paling murah. Katanya si tiket promo, yaitu non-refund kalo batal. Gw sendiri heran promo kok nda kelar2, ngalah2in harga tiket bis pula. Tapi ya gw emang perlu pulang, jadi ya belinya itu. Walopun di Januari 2007 ada kejadian pesawat Adam Air hilang itu, gw tetep naik ini di waktu berikutnya. Ampe pernah diketawain orang2. Tapi keluarga gw nda ngomel gw naik pesawat Adam Air. Pemikiran kita sama, que sera sera…

Bulan Maret tiba2 denger di berita, ijin terbang Adam Air mo dicabut. Alasan resminya safety pesawat diabaikan. Yahh, berarti hilang sudah tiket pesawat paling murah…

:-/ Tah pa2 awa. Yang lain pada senang Adam Air ditutup supaya penerbangan Indonesia lebih memperhatikan keamanan pesawatnya, dan lain2, gw malah sedih. Tapi setelah baca berita2 behind-the-scene nya, ternyata lumayan ngeri juga. Merasa beruntung tak ada kejadian apapun di penerbangan pesawat Adam Air yang pernah gw tumpangi. Feeling grateful, fiuh…

Jadiii, ya sudahlah. Ditutup ya ditutup. But thanx to those (my) flights though :)

PS : Nda bermaksud menyinggung mereka yang pernah punya pengalaman buruk dengan penerbangan pesawat. Maap kalo ada…

Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>